Lampung Barat – Cahayaselatan.com : Dalam rangka menyerap aspirasi serta menampung usulan masyarakat, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Barat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I kembali gelar reses di Balai Pekon Lombok Selatan Kecamatan Lumbok Seminung Kabupaten Lampung Barat. Kamis (05/12/2024).
Anggota DPRD yang hadir masing masing Hery Gunawan, Bambang Kusmanto, Bambang Dwi Saputra, Sumiyati, Nusirwan, Nopiardi, Feri dan Syukur, Camat Lumbok Seminung Erwin ardiansyah selain itu cara tersebut juga di hadiri Plt Peratin Sukamaju, Dan PLt Peratin Lombok,Serta sejumlah aparatur pekon dan para Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Tokoh agama.
Dalam kesempatan itu, Ketua Tim Reses Nopriadi, selain memperkenalkan delapan anggota dewan juga menjelaskan, bahwa reses tersebut dilakukan guna menyerap keinginan atau usulan serta keluhan dari masyarakat.
“Dalam reses ini kita akan tampung keinginan dan usulan serta keluhan masyarakat,” Ucap Nopriadi
Acara dilanjut dengan tanya jawab dan usulan, usulan yang pertama oleh Selamat mulyadi agar dibangun nya jalan dari Lombok selatan menuju SMA 1 Lumbok Seminung.
Kemudian usulan dari Rohmadi Agar bisa untuk pemangku johor way Lombok Pekon Lombok agar dibuat kan tiang listrik PLN karena masayrakat masih memakai tiang bambu, serta adanya UPT Pemadam kebakaran.
Reko juga warga Pekon sukamaju mengusulkan agar jalan menuju SMP N 1Lumbok Seminung Di perbaiki karena jalan itu jalan untuk aktivitas anak sekolah,
Sementara dari tokoh agama Lombok selatan agar sekira nya dibuatkan tempat pengajian anak (TPA)
Usulan tersebut ditanggapi oleh perwakilan dari DPRD dapil 1 Heri Gunawan.
Hery juga berharap, agar masyarakat tidak kecewa jika keinginan tersebut tidak dapat terserap secara keseluruhan.
“Karena perlu diketahui bahwa reses kali ini menyerap usulan untuk anggaran 2026. Bukan anggaran 2025, karena di anggaran APBD tahun 2025 sudah ketuk palu atau sudah di sahkan tahun lalu,” imbuhnya.
“Intinya semua usulan akan kita tampung namun ada meski ada beberapa usulan yang tidak masuk dalam skala prioritas tetapi tetap kita upayakan,” tandas Heri.
(Reko)














