Cinta Buta Berujung Aksi Kriminalitas

Senin, 14 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Palembang,cahayaselatan.com

Cinta terkadang buta hingga harus meluapkannya dengan tindakan kekerasan berujung aksi kriminalitas. Hal itu terjadi di Palembang seorang mahasiswi berinisial IS (17)  menjadi korban penganiayaan 

Peristiwa terkuak saat wartawan  bertemu dengan teman korban DA(19), Sabtu (12/11) di ruang tunggu SPKT Polrestabes Palembang.

Dia bercerita tengah menjadi saksi karena temannya IS (17) mahasiswi di salah satu pengurus tinggi di Palembang ini,  jadi korban penganiayaan oleh kekasihnya.

Korban disebutkan mendapatkan luka di bagian kepala memar, luka lecet ditangan karena disayat pisau karter, luka memar di badan dan kaki.

“Saya lihat pacarnya Stefano Richard menarik rambut teman saya itu. Dipukuli, makanya saya menemui neneknya di Palembang sampai kami melaporkan kejadi ini ke polisi,”katanya

Dia bercerita kejadian itu terjadi Rabu (9/11) pukul 11.00 WIB di Kost TATA Lorong Kelapa I Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan IT I, Palembang. Dia bersama temannya satu kos di lokasi tersebut.

“Saat itu saya sempat pinjam motor dengannya. Lalu saya lihat kekasihnya itu (anak pemilik kost) datang. Tiba-tiba kejadian itu terjadi,”ucapnya

Dia mengaku korban sempat bercerita kekasihnya itu memiliki sifat tempramental. Bahkan korban sempat pernah diancam mau disiram dengan air keras.

“Dia itu apa-apa cerita dengan saya. Dia pernah cerita kalau kamu tidak mau dengan saya siram air keras. Biar orang lain juga tidak mendapatkan kamu. Pacarnya itu sifat emosional tempramental,”ujarnya

Saat dikonfirmasi Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kasat Reskrim Kompol Haris Dinzah membenarkan tengah memeriksa kasus tersebut.

Dia menyebutkan korban ditemani nenek dan sahabatnya melaporkan ke SPKT pada hari kejadia Rabu (9/11) dengan nomor LPB/2334/XI/2022/SPKT/Polrestabes Palembang/Polda Sumsel.

“Makanya kita pihak penyidik memanggil saksi terkait kasus ini,”kata dia

“Pelaku juga hari ini sudah kita amankan, tetapi masih belum kita tetapkan sebagai tersangka karena masih penyelidikan,”pungkasnya

Palembang – Cinta terkadang buta hingga harus meluapkannya dengan tindakan kekerasan berujung aksi kriminalitas. Hal itu terjadi di Palembang seorang mahasiswi berinisial IS (17) menjadi korban penganiayaan

Peristiwa terkuak saat wartawan bertemu dengan teman korban DA(19), Sabtu (12/11) di ruang tunggu SPKT Polrestabes Palembang.

Dia bercerita tengah menjadi saksi karena temannya IS (17) mahasiswi di salah satu pengurus tinggi di Palembang ini, jadi korban penganiayaan oleh kekasihnya.

Korban disebutkan mendapatkan luka di bagian kepala memar, luka lecet ditangan karena disayat pisau karter, luka memar di badan dan kaki.

“Saya lihat pacarnya Stefano Richard menarik rambut teman saya itu. Dipukuli, makanya saya menemui neneknya di Palembang sampai kami melaporkan kejadi ini ke polisi,”katanya

Dia bercerita kejadian itu terjadi Rabu (9/11) pukul 11.00 WIB di Kost TATA Lorong Kelapa I Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan IT I, Palembang. Dia bersama temannya satu kos di lokasi tersebut.

“Saat itu saya sempat pinjam motor dengannya. Lalu saya lihat kekasihnya itu (anak pemilik kost) datang. Tiba-tiba kejadian itu terjadi,”ucapnya

Dia mengaku korban sempat bercerita kekasihnya itu memiliki sifat tempramental. Bahkan korban sempat pernah diancam mau disiram dengan air keras.

“Dia itu apa-apa cerita dengan saya. Dia pernah cerita kalau kamu tidak mau dengan saya siram air keras. Biar orang lain juga tidak mendapatkan kamu. Pacarnya itu sifat emosional tempramental,”ujarnya

Saat dikonfirmasi Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kasat Reskrim Kompol Haris Dinzah membenarkan tengah memeriksa kasus tersebut.

Dia menyebutkan korban ditemani nenek dan sahabatnya melaporkan ke SPKT pada hari kejadia Rabu (9/11) dengan nomor LPB/2334/XI/2022/SPKT/Polrestabes Palembang/Polda Sumsel.

“Makanya kita pihak penyidik memanggil saksi terkait kasus ini,”kata dia

“Pelaku juga hari ini sudah kita amankan, tetapi masih belum kita tetapkan sebagai tersangka karena masih penyelidikan,”pungkasnya(red)

Berita Terkait

1 September 2026, Pemkab OKU Selatan Gelar Maulid Nabi di Masjid Agung Al -Muhtadin
Presiden Perintahkan BGN Mengkaji Berbagai Alternatif Pelaksanaan MBG
Komandan Denpom II/3 Lampung Kunjungi Subdenpom Persiapan Way Kanan, Tekankan Disiplin dan Profesionalisme Anggota
Andie Dinialdie Bersama Bank Sumsel Babel Sumbang 2 Ekor Sapi Qurban untuk Masjid At Taqwa Pancur Pungah
Masjid At Taqwa Pancur Pungah Sembelih 17 Hewan Qurban, Jumlah Meningkat dari Tahun Lalu
Kolaborasi Pemkab dan DPRD, Tinjau Langsung Pondasi Tower, Pihak Perusahaan Siap Lakukan Perbaikan
5 Aksi PM dan 4 Komitmen PM Fondasi Peningkatan Kualitas Penyelenggaraan Pendidikan di Lampung Barat
Sepeda Motor Terbakar Usai Isi BBM di SPBU Tebing Gading Muaradua

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:25 WIB

1 September 2026, Pemkab OKU Selatan Gelar Maulid Nabi di Masjid Agung Al -Muhtadin

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:49 WIB

Presiden Perintahkan BGN Mengkaji Berbagai Alternatif Pelaksanaan MBG

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:38 WIB

Komandan Denpom II/3 Lampung Kunjungi Subdenpom Persiapan Way Kanan, Tekankan Disiplin dan Profesionalisme Anggota

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:39 WIB

Andie Dinialdie Bersama Bank Sumsel Babel Sumbang 2 Ekor Sapi Qurban untuk Masjid At Taqwa Pancur Pungah

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:29 WIB

Masjid At Taqwa Pancur Pungah Sembelih 17 Hewan Qurban, Jumlah Meningkat dari Tahun Lalu

Berita Terbaru