Jembatan Desa Gedung Wani Diduga Mangkrak, Warga Desak Pemerintah Bertindak

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKU Selatan_cahayaselatan.com
Pembangunan jembatan di Desa Gedung Wani, Kecamatan Runjung Agung, Kabupaten OKU Selatan, yang telah dianggarkan sejak tahun 2025 hingga kini belum juga selesai. Hingga awal 2026, proyek tersebut terkesan terbengkalai tanpa kejelasan progres maupun waktu penyelesaian.

Ironisnya, di lokasi pembangunan tidak ditemukan papan informasi proyek. Akibatnya, sumber anggaran, nilai proyek, serta pihak pelaksana tidak diketahui secara jelas. Kondisi ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Berdasarkan informasi yang berkembang di lapangan, proyek tersebut diduga berkaitan dengan salah satu anggota DPRD OKU Selatan berinisial CMK, meski hingga kini belum ada klarifikasi resmi.

Keterlambatan pembangunan jembatan ini menuai keluhan warga. Pasalnya, jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Gedung Wani dengan wilayah sekitar. Fungsinya sangat penting untuk menunjang aktivitas harian masyarakat, mulai dari mobilitas warga, pengangkutan hasil pertanian, hingga akses menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan.

Namun hingga saat ini, progres pembangunan dinilai sangat lamban dan tidak menunjukkan tanda-tanda akan segera rampung. Kondisi ini semakin menyulitkan warga, terutama saat musim hujan ketika akses jalan menjadi sulit dilalui dan memaksa masyarakat harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh.

“Dampaknya sangat terasa bagi kami. Aktivitas ekonomi terganggu karena akses utama belum bisa digunakan secara maksimal. Kami berharap pemerintah daerah segera bertindak dan menyelesaikan pembangunan jembatan ini,” ungkap salah seorang warga, Sabtu (17/01/2026).

Masyarakat pun mendesak pemerintah daerah dan pihak terkait untuk bersikap transparan dengan memberikan penjelasan terbuka mengenai sumber anggaran, pelaksana proyek, serta kendala yang menyebabkan pembangunan jembatan tersebut mangkrak. Warga berharap proyek ini tidak dibiarkan berlarut-larut dan segera dituntaskan demi kepentingan bersama. (Red)

Berita Terkait

Diduga Dianiaya Sesama Warga Binaan hingga Tewas, Empat Orang di Lapas Muaradua Jadi Tersangka
TP.PKK OKU Selatan Ikuti Penilaian Lomba Aku Hatinya PKK Tingkat Provinsi Sumatera Selatan di Desa Sipatuhu 1
Bupati Abusama Ungkapkan Belasungkawa Atas Wafatnya H. Usman bin Haji
Perdana Digelar, FORKI OKU Selatan Bidik Lahirnya Karateka Muda Berprestasi, Siapkan Atlet Menuju Porprov 2027
DLH OKU Selatan Edukasi Anak TK dan PAUD,Tanamkan Kebiasaan Buang Sampah Pada Sejak Dini
Ombudsman Sumsel Nilai Kepatuhan Pelayanan Publik di Dinsos OKU Selatan,Respons Aduan Bansos Jadi Catatan
TP PKK OKU Selatan Gelar Pembinaan Pemanfaatan Lahan Melalui Program Aku Hatinya PKK
Rapat Paripurna DPRD OKU Selatan Bahas Perubahan APBD 2026 dan KUA-PPAS 2027

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Diduga Dianiaya Sesama Warga Binaan hingga Tewas, Empat Orang di Lapas Muaradua Jadi Tersangka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:13 WIB

TP.PKK OKU Selatan Ikuti Penilaian Lomba Aku Hatinya PKK Tingkat Provinsi Sumatera Selatan di Desa Sipatuhu 1

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Bupati Abusama Ungkapkan Belasungkawa Atas Wafatnya H. Usman bin Haji

Sabtu, 26 September 2026 - 11:31 WIB

Perdana Digelar, FORKI OKU Selatan Bidik Lahirnya Karateka Muda Berprestasi, Siapkan Atlet Menuju Porprov 2027

Senin, 21 September 2026 - 10:24 WIB

DLH OKU Selatan Edukasi Anak TK dan PAUD,Tanamkan Kebiasaan Buang Sampah Pada Sejak Dini

Berita Terbaru