OKU Selatan_cahayaselatan.com
Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan memanfaatkan teknologi informasi. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan mengimplementasikan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) yang meliputi penerimaan pajak daerah, penerimaan retribusi daerah, pengelolaan dana BLUD, dan belanja daerah.
Bupati OKUS, Abusama, S.H., didampingi Wakil Bupati OKU Selatan, Drs. H. Misnadi, M.M.,(tautan tidak tersedia), memimpin rapat High Level Meeting (HLM) dalam rangka monitoring pelaksanaan ETPD. Rapat ini bertujuan untuk mengoptimalkan implementasi ETPD dan pengelolaan dana BLUD dan belanja daerah tahun 2025 secara transparan dan efisien.
Bupati Abusama mengatakan bahwa Pemkab OKUS berupaya semaksimal mungkin memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Kita telah melakukan beberapa digitalisasi transaksi, diantaranya pembayaran pajak daerah dan retribusi melalui QRIS, e-Commerce, ATM, Virtual Account, e-Wallet, maupun e-Banking,” katanya. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih mudah dan cepat dalam melakukan pembayaran pajak dan retribusi.
Bupati berharap melalui pertemuan ini, berbagai strategi dan langkah konkret dapat diambil untuk mengimplementasikan ETPD dan pengelolaan dana BLUD dan belanja daerah tahun 2025 secara optimal. “Semoga diskusi yang akan kita lakukan dapat menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat dan dapat segera diterapkan,” ungkapnya.
Selain itu, Pemkab OKUS juga akan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat serta aparatur pemerintah tentang manfaat dan cara penggunaan sistem elektronik dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menggunakan sistem elektronik.
Dalam rapat ini juga disampaikan terkait kegiatan Gebyar QRIS-PEKA 2025 yang diinisiasi Bank Indonesia. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Sabtu, 23 Agustus 2025, dan akan ada berbagai rangkaian kegiatan seperti jalan sehat, senam sehat bersama, sosialisasi, dan pengundian hadiah. Selain itu, juga akan ada bazar UMKM dan layanan kas keliling dari Bank Indonesia.
Implementasi ETPD dan pengelolaan dana BLUD dan belanja daerah tahun 2025 diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat OKUS, antara lain:
– Meningkatkan kualitas pelayanan publik
– Meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menggunakan sistem elektronik
– Meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah
Rapat High Level Meeting (HLM) ini merupakan langkah penting dalam mengoptimalkan implementasi ETPD dan pengelolaan dana BLUD dan belanja daerah tahun 2025 di Kabupaten OKUS. Dengan pemanfaatan teknologi dan sosialisasi kepada masyarakat, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesadaran masyarakat dalam menggunakan sistem elektronik.(red)














