Potensi Besar OKU Selatan Untuk Menjadi Lumbung Komoditas Jagung

Jumat, 10 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muaradua,CahayaSelatan.com
Jagung saat ini menjadi salah satu komoditi unggulan di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Bahkan, Kabupaten ini berpotensi menjadi lumbung jagung di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda OKU Selatan, Hermansyah Said, S.IP., M.Si., pada Webinar Propaktani yang membahas tentang Peranan Komoditas Jagung dalam Menopang Perekonomian OKU Selatan, Jumat (10/06/2022) siang mengungkapkan, komoditas jagung di OKU Selatan mulai berkembang dalam empat tahun terakhir hingga saat ini total lahan tanam jagung lebih dari 59 ribu hektar.

Di Sumsel, OKU Selatan berada di peringkat pertama dari segi luas tanam dan produksi berada pada peringkat ketiga. “Pengembangan budidaya jagung di OKU Selatan cukup signifikan,” katanya.

Ditambahkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten OKU Selatan, Syahtomi, S.P., M.M., bahwa tren budidaya jagung di OKU Selatan dimulai pada 2018 dan terus meningkat dari tahun ke tahun. Menurutnya, hal ini meningkatkan signifikan lantaran komoditas jagung saat ini cukup menjanjikan.

“Saat ini 59.388 hektar, dan ini berpotensi terus meningkat karena ada beberapa Kecamatan yang belum begitu maksimal, karena ini data yang masuk dalam Simluhtan, masih ada beberapa yang belum termasuk di sini sehingga berpotensi lebih besar. Harapan kami ke depan, jagung menjadi penopang ekonomi masyarakat,” katanya.

Untuk budidaya jagung d OKU Selatan sendiri memang terdapat beberapa kendala yang dimulai dari topografi. Wilayah Kabupaten OKU Selatan yang terdiri dari perbukitan menyulitkan para petani dalam mengembangkan dan mengelola lahan dan membuat tidak bisa mengelola menggunakan teknologi sehingga terkendala juga dalam hal pemupukan.

“Ke depan kami berencana merubah kebiasaan penggunaan pupuk yang tinggi dengan beberapa opsi, dan pihak swasta mencoba melakukan pengembangan dengan pupuk nabati, jadi lebih ramah lingkungan, hemat biaya dan hasil lebih tinggi. Ini kita coba dulu di empat kecamatan.
Harapan ke depan ini bisa menekan biaya produksi dan menambah hasil panen,” jelasnya.

Selain itu, dia berharap ke depan ada hilir dari hasil panen seperti pengolahan dan ada pasca panen. “Dan kami bersama penyuluh, berharap petani bisa meningkatkan hasil produksi dan pendapatan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, secara daring Dirjen dari Kementerian Pertanian, DR Ir., Suwandi, M.Si., menyebut bahwa OKU Selatan memang memiliki potensi untuk menjadi lumbung jagung. Menurutnya, ini sejalan dengan harapan pemerintah pusat untuk membuat jagung naik kelas seperti halnya padi.

“OKU Selatan dari sektor komoditi jagung di Sumsel sangat besar dan memiliki peran penting,” ujarnya.

Memang, kata Suwandi saat ini harga jagung cukup menjanjikan, dilihat dari saat panen rayapun harga komoditas jagung masih bertahan. Dia berharap ke depan terus ada inovasi dalam pengembangan budidaya komoditas jagung ini.

“Misal gunakan varietas unggul, dan sekarang petani sudah lebih bijak. Kemudian penggunaan pupuk, ini tolong dikurangi dan ganti dengan teknologi, ketiga antisipasi hama, kemudian panen ini sangat dibutuhkan alat pengering khususnya saat musim hujan, selanjutnya pasca panen,” jelasnya.(timred)

Berita Terkait

Presiden Perintahkan BGN Mengkaji Berbagai Alternatif Pelaksanaan MBG
Komandan Denpom II/3 Lampung Kunjungi Subdenpom Persiapan Way Kanan, Tekankan Disiplin dan Profesionalisme Anggota
Andie Dinialdie Bersama Bank Sumsel Babel Sumbang 2 Ekor Sapi Qurban untuk Masjid At Taqwa Pancur Pungah
Masjid At Taqwa Pancur Pungah Sembelih 17 Hewan Qurban, Jumlah Meningkat dari Tahun Lalu
Kolaborasi Pemkab dan DPRD, Tinjau Langsung Pondasi Tower, Pihak Perusahaan Siap Lakukan Perbaikan
5 Aksi PM dan 4 Komitmen PM Fondasi Peningkatan Kualitas Penyelenggaraan Pendidikan di Lampung Barat
Sepeda Motor Terbakar Usai Isi BBM di SPBU Tebing Gading Muaradua
Diduga Gunakan Narkoba Jenis Sabu Dua Orang Ditangkap Polres Pesisir Barat

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:49 WIB

Presiden Perintahkan BGN Mengkaji Berbagai Alternatif Pelaksanaan MBG

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:38 WIB

Komandan Denpom II/3 Lampung Kunjungi Subdenpom Persiapan Way Kanan, Tekankan Disiplin dan Profesionalisme Anggota

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:39 WIB

Andie Dinialdie Bersama Bank Sumsel Babel Sumbang 2 Ekor Sapi Qurban untuk Masjid At Taqwa Pancur Pungah

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:29 WIB

Masjid At Taqwa Pancur Pungah Sembelih 17 Hewan Qurban, Jumlah Meningkat dari Tahun Lalu

Selasa, 7 April 2026 - 06:00 WIB

Kolaborasi Pemkab dan DPRD, Tinjau Langsung Pondasi Tower, Pihak Perusahaan Siap Lakukan Perbaikan

Berita Terbaru