Harimau Kembali Memakan Ternak Warga di Pelita Jaya Pesisir Barat

Kamis, 19 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Barat-Cahayaselatan.com Polres Pesisir Barat bersama Tim Satgas Gabungan Penanganan Satwa Liar menggelar pertemuan penting untuk membahas langkah strategis terkait ancaman harimau sumatra yang kembali meresahkan masyarakat. Rapat yang berlangsung di Balai Pekon Pelita Jaya, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, ini berfokus pada penambahan dan pemindahan jebak harimau ke lokasi baru di Way Basoh, wilayah yang menjadi titik terbaru konflik manusia dan satwa liar.

Keputusan ini diambil menyusul insiden harimau yang menyerang seekor sapi milik warga di Way Basoh. Peristiwa tersebut meningkatkan kecemasan masyarakat, terutama bagi warga yang tinggal dan berkebun di sekitar kawasan tersebut. Sebagai langkah antisipasi, tim memutuskan untuk memindahkan kandang jebak ke lokasi strategis guna menangkap harimau tanpa membahayakan masyarakat atau satwa liar lainnya.

Rapat ini dihadiri oleh perwakilan Polres Pesisir Barat, TNI, Pemda Kabupaten Pesisir Barat, Polhut, BPBD, dan tokoh masyarakat setempat. Selain membahas teknis pemasangan jebak, tim juga memberikan edukasi kepada warga untuk mengurangi aktivitas di area rawan. Warga diminta untuk tidak melintasi lokasi pemasangan jebak dan menghentikan kegiatan berkebun setelah pukul 16.00 WIB untuk menghindari kontak langsung dengan harimau sumatra.

Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas IPDA Kasiyono, S.E., M.H., menjelaskan bahwa koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat guna memastikan keselamatan warga dan kelestarian satwa liar. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mematuhi arahan, dan segera melaporkan jika ada tanda-tanda keberadaan harimau di sekitar tempat tinggal. Penanganan ini harus berjalan dengan hati-hati agar tidak membahayakan satwa yang dilindungi maupun masyarakat,” ujar IPDA Kasiyono.

Tim Satgas Gabungan juga mengapresiasi peran masyarakat dalam memberikan informasi terkait aktivitas harimau. Diharapkan, sinergi ini dapat mempercepat upaya penangkapan harimau sekaligus memastikan kelestarian ekosistem di kawasan Pesisir Barat.

Polres Pesisir Barat menegaskan bahwa penanganan satwa liar, khususnya harimau sumatra, memerlukan pendekatan yang seimbang antara perlindungan manusia dan konservasi alam. Dengan kerjasama yang solid antara pihak berwenang dan masyarakat, diharapkan situasi dapat segera terkendali tanpa merusak keseimbangan ekosistem.(*)

Berita Terkait

Modus Ajak Jalan Lewat WA,Pemuda Pesisir Barat Perkosa Pelajar di Kos
Polisi Pesisir Barat Ringkus Pelaku Pencuri Motor, Barang Bukti Disita
Remaja Di Pesisir Barat Tewas Dianiya Saat Nonton Organ Tunggal,Pelaku Diamankan Polisi
Polsek Bengkunat Pesisir Barat Berganti Menjadi Polsek Ngaras
Diduga Curi Motor, Pria di Ngaras Ditangkap Polisi, Penadah Ikut Dibekuk
Pria di Pesisir Barat Lakukan KDRT Mengunakan Sajam,Jari Tangan Istri Putus
Diduga Gunakan Narkoba Jenis Sabu Dua Orang Ditangkap Polres Pesisir Barat
Polsek Bengkunat Berhasil Amankan Pelaku Pencurian dengan Pemberatan

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:10 WIB

Modus Ajak Jalan Lewat WA,Pemuda Pesisir Barat Perkosa Pelajar di Kos

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:16 WIB

Polisi Pesisir Barat Ringkus Pelaku Pencuri Motor, Barang Bukti Disita

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:57 WIB

Remaja Di Pesisir Barat Tewas Dianiya Saat Nonton Organ Tunggal,Pelaku Diamankan Polisi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:21 WIB

Polsek Bengkunat Pesisir Barat Berganti Menjadi Polsek Ngaras

Jumat, 20 Februari 2026 - 06:33 WIB

Diduga Curi Motor, Pria di Ngaras Ditangkap Polisi, Penadah Ikut Dibekuk

Berita Terbaru