Lampung Barat-Cahayaselatan.com Warga Pemangku Sinar Harapan, Pekon Suoh, Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS), Kabupaten Lampung Barat, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria dalam kondisi mengenaskan pada Rabu malam (6/8) sekitar pukul 20.40 WIB.
Korban diketahui bernama Ujan Syamsudin (35), warga setempat yang sebelumnya dikabarkan hilang sejak pagi hari.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, korban terakhir kali terlihat pada Rabu pagi saat pamit pergi ke kebun seperti biasanya.
Namun hingga petang hari, Ujan tidak juga pulang ke rumah, sehingga pihak keluarga bersama warga memutuskan untuk melakukan pencarian.
“Awalnya kami kira cuma telat pulang, tapi karena sampai malam nggak ada kabar, akhirnya warga bersama-sama mencari ke arah kebun,” ujar sumber tersebut.
Upaya pencarian berujung pada penemuan tubuh Ujang dalam kondisi mengenaskan.
Tubuhnya ditemukan dengan luka robek di bagian leher, wajah, dan tubuh lainnya, serta tanda-tanda serangan binatang buas.
Dugaan kuat mengarah pada serangan harimau, mengingat lokasi kejadian yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), yang memang dikenal sebagai habitat satwa liar dilindungi.
“Melihat jejak dan bekas luka di tubuh korban, besar kemungkinan dia menjadi korban serangan harimau,” tambah sumber itu.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian bersama petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan aparat pekon setempat telah berada di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan wilayah sekitar agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi ke rumah duka untuk dimakamkan.
Pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah.
Pemerintah pekon dan aparat keamanan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan.(Reko)

















