Sekda Lambar Minta Warga Pertahankan Budaya Gulai Pepenyok Iwa Mujair

Sabtu, 20 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lampung Barat-Cahayaselatan.com Suasana hangat begitu terasa kala Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Barat, Nukman membuka Gebyar Pesona Lumbok Ranau tahun 2025 di Pelataran Pasar Tematik Jelajah Danau Ranau, Pekon Lumbok, Kecamatan Lumbok Seminung, Sabtu (20/12).

Pasalnya, usai membuka Gebyar Pesona Lumbok Ranau, Nukman terlihat menyatu dengan warga yang turut hadir menyaksikan kemeriahan perhelatan tersebut untuk menikmati salah satu olahan tradisional Lampung Barat gulai Pepenyok Iwa Mejair (sayur ikan mujair).

Larut dalam suka cita, namun tetap dengan suasana yang sederhana Nukman terlihat begitu akrab dengan masyarakat. Tak sungkan pria asli putra daerah itu melontarkan kata-kata dengan bahasa daerah, nambuh dang meliom-meliom yang dalam bahasa Indonesianya berarti nambah makanannya jangan malu-malu.

Bersama warga dengan latar belakang hijaunya Danau Ranau menunggangi indahnya Gunung Pesagi Nukman duduk dibangku sederhana menikmati lezatnya Gulai Pepenyok Iwa Mejair yang sejak tahun 2024 telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Nasional oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Dengan spontanitas Nukman mengacungkan jempolnya menandakan bahwa masakan tersebut enak.

“Enak gak makanannya, suka tidak kalo kegiatan seperti ini kita lakukan setiap tahunnya,” tanya Nukman kepada warga.

Dengan padu wargapun menjawab “enak pak Sekda, mantap, cocok,”.

Kesederhanaan yang melekat di jiwa pria yang akrab disapa Udo Nukman tak menampakkan bahwa dirinya merupakan pejabat publik, dari cara ia makan tidak minta untuk dihidangkan secara spesial, namun ia justru memilih untuk berbaur bersama dimeja perasmanan.

Bahkan ia tidak sungkan menyambangi langsung warga yang sedang mengolah gulai Pepenyok Iwa Mejair, sekaligus menbantu memasak sembari bercanda dengan warga.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, Nukman berharap masyarakat dapat terus mempertahankan budaya, salah satunya gulai pepenyok ikan Mujair.

“Kita minta warga tetap akan mempertahankan masakan gulai pepenyok ini,” pungkasnya. (Reko)

Berita Terkait

Warga Desa Tanjung Baru Bahagia, Jalan Penghubung Tiga Dusun di Warkuk Selatan Akhirnya Dibangun
Diatas Bukit yang Indah SD Negeri Suka Banjar 2 Ujung Rembun Terus Tingkatkan Mutu Pendidikan
Polres Pesibar Tangkap Pria Pelaku Diduga Perkosa Perempuan Disabilitas
Sasar Pekon Sukamaju dan Lombok KKN UGM Bawa Misi Kedaulatan Pangan ke Lampung Barat
Aparat dan Warga Pekon Lumbok Gotong Royong Bersihkan Sampah di Pinggir Jalan Way Pala
Dari Alam ke Pertanian, Pesona Lumbok Seminung Masuk Layar Trans7
Sebagian Masyarakat Lumbok Seminung Kembangkan Budidaya Kakao, Alpukat dan Pisang
Bupati Parosil Lepas Keberangkatan 207 Jamaah Calon Haji Dari Lampung Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:45 WIB

Warga Desa Tanjung Baru Bahagia, Jalan Penghubung Tiga Dusun di Warkuk Selatan Akhirnya Dibangun

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:15 WIB

Diatas Bukit yang Indah SD Negeri Suka Banjar 2 Ujung Rembun Terus Tingkatkan Mutu Pendidikan

Senin, 29 Juni 2026 - 05:26 WIB

Polres Pesibar Tangkap Pria Pelaku Diduga Perkosa Perempuan Disabilitas

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:06 WIB

Sasar Pekon Sukamaju dan Lombok KKN UGM Bawa Misi Kedaulatan Pangan ke Lampung Barat

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:40 WIB

Aparat dan Warga Pekon Lumbok Gotong Royong Bersihkan Sampah di Pinggir Jalan Way Pala

Berita Terbaru