Kekuhan Diresmikan Bupati Lampung Barat Sebagai Sistem Peringatan Dini Berbasis Kearifan Lokal

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat-Cahayaselatan.com
Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus resmi melaunching Kekuhan (Kentongan Bambu) sebagai sistem peringatan dini berbasis kearifan lokal, Kamis 12 Februari 2026.

Presmian berlangsung di SMPN 1 Liwa. Ditandai memukulan Kekuhan dipimpin Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus diikuti oleh seluruh tamu undangan.

Menurut Bupati Lampung Barat, diresmikannya Kekuhan sebagai sistem peringatan dini berbasis kearifan lokal bukan tanpa alasan.

Selain Kekuhan memiliki sejarah atau historis tersendiri. Kekuhan pada dahulu sebelum berkembangnya zaman merupakan alat komunikasi antar masyarakat.

“Sebelum berkembangnya zaman, Kekuhan merupakan alarm masyarakat yang memberi atau menyampaikan berita penting dan pada masuk waktu ibadah shalat,” kata Parosil Mabsus.

Meskipun dengan berkembangnya zaman semakin Modern, Parosil Mabsus berharap Kekuhan menjadi alat kominikasi yang efektif digunakan untuk memberi informasi antar masyarakat.

“Meskipun sudah memasuki zaman moderen namun kearifan lokal di Lampung Barat harus tetap dipertahankan,” ujarnya.

Terlebih, Lampung Barat merupakan daerah rawan bencana, sebab sebagian wilayah merupakan perbukitan, juga dilewati langsung oleh Seser Semangko.

Oleh karenanya, ia mengaku pihaknya berkomitmen untuk melestarikan Kekuhan sebagai alarm pemberian kabar berita antar masyarakat.

“Kentongan merupakan alat tradisional yang dapat digunakan disituasi seperti apapun. Seandainya terjadi bencana Kekuhan dapat digunakan untuk memberi informasi ke masyarakat dengan harapan tidak terjadi korban jiwa,” terangnya.

Bupati dua periode itu juga menyoroti program Gubernur Lampung Mirzani Djausal
“Kamis Beradap”, beliau meminta agar kebijakan tersebut diikuti dan dipatuhi.

“Sebagai bentuk dukungan kepada program Gubernur Lampung Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan kebijakan untuk hari Kamis menggunakan batik khas Lampung dan Injang Miwang (sarung menangis),” tutupnya.

Sementra kepala Pelaksana BPBD Lampung Barat Padang Priyo Utomo menjelaskan di tetapkannya Kekuhan sebagai sistem peringatan dini berbasis kearifan lokal merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap komitmen Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus-Mad Hasnurin sebagai Kabupaten tangguh bencana.

Ia menjelaskan terdapat tujuh pola ketukan tanda komunikasi, peringatan pada Kekuhan:

1. Tiga ketukan pendek selama tiga kali menandakan ada yang meninggal.
2. Dua ketukan pendek selama tiga kali menandakan adanya kemalingan.
3. Tiga ketukan pendek selama tiga kali memberikan informasi terjadi kebakaran rumah.
4. Empat ketukan pendek selama tiga kali menandakan adanya bencana alam, banjir, longsor dan lain2.
5. Lima ketukan pendek selama tiga kali jika terjadi kemalingan ternak.
6. Satu ketukan pendek dilanjutkan sepuluh ketukan panjang ditutup satu ketukan pendek untuk memanggil gotong royong.
7. Ketukan panjang yang dilakukan berkali-kali menandakan bahwa sudah terjadi bahaya atau darurat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Mad Hasnurin, Ketua DPRD Edi Novial, Sekretaris Daerah Nukman, Ketua TPP PKK Partinia Parosil Mabsus, Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah dan dewan guru.(Reko)

Berita Terkait

Warga Desa Tanjung Baru Bahagia, Jalan Penghubung Tiga Dusun di Warkuk Selatan Akhirnya Dibangun
Diatas Bukit yang Indah SD Negeri Suka Banjar 2 Ujung Rembun Terus Tingkatkan Mutu Pendidikan
Polres Pesibar Tangkap Pria Pelaku Diduga Perkosa Perempuan Disabilitas
Sasar Pekon Sukamaju dan Lombok KKN UGM Bawa Misi Kedaulatan Pangan ke Lampung Barat
Aparat dan Warga Pekon Lumbok Gotong Royong Bersihkan Sampah di Pinggir Jalan Way Pala
Dari Alam ke Pertanian, Pesona Lumbok Seminung Masuk Layar Trans7
Sebagian Masyarakat Lumbok Seminung Kembangkan Budidaya Kakao, Alpukat dan Pisang
Bupati Parosil Lepas Keberangkatan 207 Jamaah Calon Haji Dari Lampung Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:45 WIB

Warga Desa Tanjung Baru Bahagia, Jalan Penghubung Tiga Dusun di Warkuk Selatan Akhirnya Dibangun

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:15 WIB

Diatas Bukit yang Indah SD Negeri Suka Banjar 2 Ujung Rembun Terus Tingkatkan Mutu Pendidikan

Senin, 29 Juni 2026 - 05:26 WIB

Polres Pesibar Tangkap Pria Pelaku Diduga Perkosa Perempuan Disabilitas

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:06 WIB

Sasar Pekon Sukamaju dan Lombok KKN UGM Bawa Misi Kedaulatan Pangan ke Lampung Barat

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:40 WIB

Aparat dan Warga Pekon Lumbok Gotong Royong Bersihkan Sampah di Pinggir Jalan Way Pala

Berita Terbaru